09 January, 2020 #GNU Linux

Pengalaman Menjalankan Linux Pada Flashdisk

Linux Mint

Beberapa hari yang lalu laptop pribadi kesayangan saya mengalami kerusakan yang parah, mulai dari susah untuk booting sampai dengan layar berkedip lalu mati mendadak. Memang, usia laptopnya sudah cukup tua, sekitar 5 tahun dengan pemakaian yang lebih dari 12 jam perharinya.

Sialnya lagi, fasilitas komputer dan laptop yang diberikan perusahaan tempat saya bekerja tidak mengizinkan saya menginstall sistem operasi linux. Padahal sistem operasi ini bagi saya sangat nyaman untuk mengerjakan pekerjaan kantor.

Akhirnya saya terpikir untuk menginstall linux pada flashdisk, dengan ini saya bisa nyaman dan leluasa dalam bekerja. Sistem operasi yang saya gunakan adalah Linux Mint yang diinstal pada USB flashdisk Sandisk Cruzer Blade dengan kapasitas 8 GB.

Sistem OperasiLinux Mint 19.3 Cinnamon
Media InstalasiFlashdisk Sandisk Cruzer Blade, 8 GB
Program TerinstallFirefox, Sublime Text & LAMP

Berikut ini kelebihan dan kekurangan yang saya dapatkan selama menggunakan sistem operasi yang terinstall pada USB:

Kelebihan

  • Fleksibel, saya bisa menggunakan sistem operasi yang sama tanpa ada masalah walau berpindah dari laptop ke komputer atau sebaliknya.

Kekurangan

  • Proses instalasi software cukup lama dibanding sistem operasi yang terinstall pada Hardisk ataupun SSD.
  • Terbatasnya ruang penyimpanan, dari 7.6 GB, hanya tersisa ruang kosong sekitar 1.1 GB (tanpa ada software tambahan).
  • Tidak bisa menginstall software terlalu banyak, gambar diatas menunjukkan sisa penyimpanan tersisa sekitar 450 MB, padahal hanya menginstall LAMP dan Sublime Text saja.

Secara keseluruhan, saya cukup puas walaupun sedikit terbatas soal penyimanan. Sangat menarik bukan? apakah anda tertarik untuk mencobanya? silahkan tinggalkan komentar anda pada kolum komentar dibawah.

0 Comments on Pengalaman Menjalankan Linux Pada Flashdisk

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *